Minggu, 18 Mei 2014

Ketum PBNU Dukung Prabowo Sebagai Capres 2014 Berdasarkan Rasional,Moralitas Dan Obyetif



JAKARTA - Ketua Dewan Direktur Lembaga Kajian Publik Sabang-Merauke Circle (SMC), Syahganda Nainggolan menilai bahwa, dukungan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Said Aqil Siradj terhadap Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto selaku calon presiden untuk Pilpres 2014 berdasarkan suatu alasan yang rasional. Ia juga melihat dukungan ini memberi pencerahan kepada publik guna memilih sosok capres terbaik dalam ajang Pilpres tersebut.

''Pernyataan dukungan KH Said Aqil Siradj meski bersifat pribadi untuk Prabowo, tentu merupakan penegasan atas sikap moralnya yang jujur dan obyektif dengan menimbang faktor ketegasan, keberanian, serta kewibawaan Prabowo yang pantas memimpin bangsa ke depan,'' kata Syahganda dalam siaran pers yang diterima Republika di Jakarta, Senin (19/5).

KH Said Aqil Siradj di Kantor PBNU Jakarta, Jumat (14/5/2014) menyatakan, pihaknya secara pribadi mendukung Capres Prabowo untuk menjadi pemimpin nasional. Said menilai sosok Prabowo adalah figur tegas, berani, berwibawa, serta penuh kepedulian pada upaya pemartabatan rakyat kecil.

Menurut Syahganda, sikap Ketua Umum PBNU itu mengindikasikan adanya dukungan potensial bagi Prabowo di lingkungan NU. Namun sejauh ini, kata dia, belum termanifestasi secara konkret dan meluas melalui respon langsung oleh komponen kelembagaan NU.

''Melihat komitmen KH Aqil Siradj yang begitu terbuka, saya meyakini sikap yang sama sebenarnya telah tumbuh di jaringan pemuka NU, termasuk warga NU yang juga menghendaki penyaluran aspirasinya pada Prabowo,'' ungkap kandidat doktor ilmu kesejahteraan sosial Universitas Indonesia itu.
.Lind@Rep/Dtk/JMP-21.

Kontingen Jawa Barat Juara Umum Pencak Silat Kejurnas 2014



Jakarta  - Perebutan gelar juara umum pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Pencak Silat 2014, Kontingen Jawa Barat unggul tipis dalam perolehan medali atas pesaing terdekatnya DKI Jakarta, di Padepokan Pencak Silat TMII Jakarta, Minggu, (18/05/2014).

Adapun Kejurnas yang berlangsung 10-18 Mei itu, Jawa Barat mengumpulkan enam medali emas, empat perak, dan lima perunggu,namun hanya unggul tiga perunggu atas DKI yang mengumpulkan enam emas, empat perak dan dua perunggu. Sedangkan Jawa Tengah membuntuti di urutan ketiga dengan tiga emas, satu perak, dan empat perunggu.

Sementara perolehan medali emas Jawa Barat antara lain dipersembahkan Eka Yulianto yang turun di kelas dewasa G putra, Nirmalasari Oktaviani di kelas B putri, Eldiansyah kelas I putri, sedangkan trio Nunu Nugraha, Asep Yuldan Sani, Anggi faisal juga mempersembahkan emas di kelas berregu.

Menurut Sekretaris Umum PB IPSI Erizal Chaniago, bahwa Kejurnas pencak silat tahun ini diikuti para pesilat dari 34 pengprov se-Indonesia, di mana mereka mengirimkan para atlet andalan mereka untuk uji coba menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2016 yang akan berlangsung di Jawa Barat mendatang.

"Hal ini ajang bagi pengprov untuk menjajal para atlet mereka untuk persiapan PON 2016 yang menjadi target para pengprov," katanya.
.Lind@Ant/Rep/J21.

Bulutangkis putri Indonesia Mengalahkan Australia



New Delhi - Indonesia mengawali penampilan pertamanya pada kejuaraan bulutangkis beregu putri Piala Uber 2014 di New Delhi, India, dapat mengalahkan Australia 5-0 pada pertandingan penyisihan Grup X, Minggu (18/05/2014).

Sementara dalam tunggal putri Indonesia ,Lindaweni Fanetri memenangi dengan mengalahkan pemain Australia, Tara Pilven dengan nilai 21-16 , 21-11.

Dalam bermain di lapangan 2 arena Siri Fort Sport Complex, Lindaweni sempat terlihat lambat pada game pertama.

Pilven bisa langsung memimpin 11-3. Namun selanjutnya Lindaweni mulai dapat mengendalikan permainan dan mengunci lawannya pada angka 15 sebelum menang 21-16.

Game kedua Linda tidak menemui kesulitan menghadapi lawan yang peringkatnya jauh di bawahnya itu
dan menang 21-11.

Adapun Kejuaraan Piala Thomas dan Uber hari pertama Minggu pagi secara serentak menggelar empat pertandingan, yakni di Piala Uber Indonesia lawan Australia, dan Korea Selatan lawan Singapura. Sedangkan di Piala Thomas tuan rumah India menghadapi Jepang, dan Denmark melawan Hong Kong.

Pada partai kedua, Rizki Amelia/Pia Zebadiah harus bermain tiga game melawan He Tian Tang/Renuga Veeran sebelum menang 21-15, 17-21, 21-8.

Kemenangan Indonesia ditentukan oleh tunggal kedua, Bellaetrix Manuputty yang tidak menemui kesulitan iuntuk mengatasi Verdet Kessler 21-12, 21-12.

"Tidak ada perintah khusus dari pelatih, saya hanya diminta lebih tenang," kata Bellaetrix seusai pertandingan tersebut.

Ia mengaku belum pernah bertemu Kessler sebelumnya, namun tidak lama setelah pertandingan dimulai ia merasa kemampuan lawan masih di bawahnya.

Pada partai ketiga, pemain paling senior di tim Piala Uber Indonesia, Adriyanti Firdasari menambah poin dengan mengalahkan Joy Lai 21-10, 21-12.

Pasangan ganda putri Tiara Rosalia Nuraidah/Suci Rizky Andini yang mendapat kepercayaan dari pelatih Sarwenda untuk tampil dihari pertama tersebut, menyempurkankan kemenangan Indonesia menjadi 5-0 denganmengalahkanVerdet Kessler/Jacqueline Guan 21-10, 21-9.

Pada Piala Uber, Indonesia berada satu grup dengan Korea, Australia dan Singapura. Selanjutnya Firdasari akan menghadapi Singapura pada Selasa (20/5/2014).

Dalam arena Siri Fort Sport Complex pada hari pertama Piala Thomas/Uber belum dipenuhi penonton. Dari sekitar 5000 kapasitas tempat duduk, hanya sekitar 500 yang terisi, termasuk oleh sekitar 50 orang warga Indonesia Indonesia yang terus memberi dukungan kepada Firdasari dkk.

Sementra Pengamanan di stadion juga cukup ketat. Baik penonton, media maupun panitia untuk memasuki arena
pertandingan harus melewati dua lapis pemeriksaan petugas keamanan.


.Lind@Ant/Rep/J.21.

Sabtu, 17 Mei 2014

Candaan Perjanjian Batu Tulis, Prabowo Melirik Tatapan Tajam Pada Fadli Zon



JAKARTA - Lirikan tatapan tajam Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto dilayangkan kepada Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Fadli Zon saat berkunjung ke kediaman politisi Partai Nasdem, Rachmawati Soekarnoputri, Jumat (16/05/2014) malam. Padahal, saat itu Fadli tengah melontarkan candaan.

Adapun kronologisnya bermula dari pemberian kenang-kenangan dari Rachmawati untuk Prabowo, setelah keduanya bertemu selama kurang lebih dua jam. Dalam pertemuan Prabowo dan Rachmawati tersebut, lebih banyak membahas masalah kebangsaan daripada soal urusan pencapresan Prabowo. Hingga Rachmawati memberikan kenang-kenangan berupa lukisan Soekarno dan buku karyanya berjudul Di Bawah Bendera Revolusi. Buku tersebut diproduksi pertama kali pada 1959. Sementara itu, buku yang diberikan kepada Prabowo merupakan buku cetakan ke-5.  

Sesaat sebelum memberikan buku, Rachmawati sempat membubuhkan tanda tangannya pada buku itu. Ia sempat lupa tanggal hari ini.

"Sekarang tanggal berapa ya?" tanya Rachma.

"Tanggal 16 Mbak," ujar salah seorang wartawan yang berdiri di hadapan Rachmawati.

Selang kemudian, ia ingat, bahwa tanggal ini merupakan tanggal kelahiran kakek Prabowo, Margono Djojohadikusumo, pendiri Bank Negara Indonesia, yang lahir di Banyumas, Jawa Tengah, pada 16 Mei 1894.

"Oh
, iya..Ini ulang tahunnya kakeknya Mas Prabowo ya," ujar Rachmawati. 

Pernyataan Rachmawati tersebut disambut senyum oleh Prabowo. Namun, Fadli Zon yang tepat berdiri di samping kanan Rachmawati justru menimpalinya.

"Iya Mbak, Pak Margono. Ini juga tepat lima tahun peringatan perjanjian Batu Tulis," kata Fadli sambil tersenyum.

Mendengar perkataan Fadli, sejumlah awak media terlihat tertawa. Perjanjian Batu Tulis merupakan kesepakatan yang pernah dibuat Gerindra dan PDI Perjuangan saat berkoalisi pada Pemilu Presiden 2009. Isi perjanjian ini sempat membuat hubungan kedua partai dingin beberapa waktu lalu.

Merespons pernyataan Fadli, Prabowo justru menanggapi dingin. Dengan menatap tajam Fadli, ia berujar, "Fadli, kamu ini mau jadi profesor apa jadi provokator," kata Prabowo.

Mendengar pernyataan Prabowo, Fadli hanya terdiam. Candaannya tak bersambut.

.DOC: Lind@Ant/KN/Rep/JMP-21.