Rabu, 04 Juni 2014

Kuasa Hukum Edgar Jonathan, Alova Mengko Melapor Balik Kuasa Hukum Jokowi Ke Bareskrim Polri



JAKARTA - Kuasa Hukum Edgar Jonathan, Alova Mengko melapor balik kuasa hukum Jokowi, Trimedia Panjaitan atas dugaan pencemaran nama baik, fitnah dan pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik, ke Bareskrim Polri, Rabu (04/06/2014). 

Alova menjelaskan, kliennya tidak terlibat seperti apa yang dituduhkan Trimedia mengenai membuat dan menyebarluaskan surat palsu permintaan penundaan penyidikan kasus dugaan korupsi pengadaan Bus Transjakarta di Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta tahun anggaran 2013.

''Ini fitnah, tidak ada Edgar buat surat palsu,'' kata dia, Rabu (04/06).

Ia menjelaskan, kliennya hanya mengambil foto surat tersebut dari akun facebook milik Partai Gerindra yang diposting oleh seseorang. Kemudian, klien kami mengirimkannya ke akun @partaisocmed untuk klarifikasi dan memang terjadilah twitwar.

Oleh karena itu, Alova menyatakan, pihaknya sudah melakukan penyelidikan secara scientific evidence, dan yakin dapat membuktikannya ke penyidik bahwa kliennya benar tidak terlibat. Dan hal ini Ia udah membawa bukti-bukti berupa foto dialog ke Bareskrim Polri.
  
''Itu yang kita juga keberatan, seakan-akan klien kami sudah mengakui perbuatannya. Padahal dia tidak pernah komentar. Dia baru kali ini muncul di publik,'' kata dia.

 Selanjutnya Alova mengatakan, kliennya merasa dirugikan karena tidak pernah melakukan tindakan pemalsuan. Bahkan, ia menyesalkan sikap kuasa hukum Jokowi yang menyebut Edgar sudah mengakui tindakan itu.

Edgar sendiri yang hadir di Bareskrim,dan membantah memalsukan surat dan menyebarnya ke media sosial.

''Saya hanya mengklarifikasi ke akun Partai Sosmed, saya tahunya akun itu pendukung Jokowi. Saya tidak memalsukan surat dan saya tidak ada maksud menyebarkan,'' terangnya. 

.Lind@Ant/Dtk/Rep/J.21.

21 Rumah Nagari Sitanang, Kabupaten Agam Kebanjiran



NAGARI SITANANG, KAB. AGAM - Sebanyak 21 rumah kebanjiran di Kampuang Baru dan Ganting, Nagari Sitanang, Kecamatan Ampek Nagari, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, akibat meluapnya Sungai Sitanang setelah hujan melanda daerah itu, Rabu (04/06/2014).

Menurut Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Ampek Nagari Bustanul Arifin di Lubukbasung, mengatakan rumah-rumah warga yang terendam mencapai ketinggian sekitar 20 sampai 50 sentimeter, dan itu tersebar di Kampuang Baru dan Gantiang Nagari Sitanang.

"Air mulai menggenangi rumah warga pada Rabu sekitar pukul 03.00 WIB, setelah curah hujan tinggi terjadi di daerah itu sejak Selasa (
03/06) sekitar 18.00 WIB sampai Rabu dini hari. Dimana saat itu, warga masih bertahan di rumah mereka," katanya.

Selain merendam 21 unit rumah, Arifin
menjelaskan, bahwa banjir yang terjadi hampir setiap tahun ini, juga telah mengakibatkan 50 hektare lahan pertanian seperti padi, sawit dan lainnya terendam air.

"
Dalam kejadian ini, Alhamdulillah t idak ada korban jiwa. Adapun untuk kerugian masih dihitung oleh tim dari kecamatan dan intansi terkait," katanya.

Menurut dia
lebih lanjut, banjir yang terjadi ini akibat luapan Sungai Sitanang. Untuk mengatasi ini, sungai tersebut harus dinormalisasi.

"Ini berdasarkan kajian dari Dinas Prasarana Sumber Daya Air
(SDA) Provinsi Sumbar. Namun dinas tersebut, meminta pembebasan lahan tanpa ganti rugi," tambahnya.

.Lind@Ant/Rep/JMP-21.

Selasa, 03 Juni 2014

Acara Deklarasi Integritas Damai

Prabowo: “Saudara Jokowi itu Saudara Saya Dan Saudara JK Itu Senior Saya”



JAKARTA -  Dalam acara deklarasi pemilu berintegritas dan damai, Selasa malam (03/06/2014),
Calon Presiden (capres) Prabowo Subianto menganggap kompetitornya dalam pilpres 2014 yakni Joko Widodo sebagai saudaranya, dan Jusuf Kalla sebagai seniornya. Ia menegaskan
, menghormati keduanya dan menyakini keduanya adalah putra terbaik bangsa Indonesia.

"Saudara Joko Widodo adalah saudara saya juga. Saudara Jusuf Kalla adalah senior saya yang saya hormati. Saya yakin mereka adalah putra terbaik bangsa indonesia," katanya saat memberikan pidato
Dalam awal pidatonya
.
Dan Prabowo menyempatkan diri juga untuk menyapa pasangan nomor urut dua setelah satu persatu menyampaikan salam kepada para petinggi lembaga negara yang hadir.

"Tidak lupa, calon presiden nomor urut dua, saudara Joko Widodo dan Jusuf Kalla yang saya hormati. Dengan ketua tim pemenangan dan seluruh anggotanya, kawan-kawan saya semua," katanya.

Selain secara lisan memberikan penghormatan dan sapaan kepada pesaingnya, Prabowo juga tampak beberapa kali mencairkan suasana kompetisi. Contohnya ketika para pasangan capres diminta oleh KPU untuk bergandengan tangan, Prabowo secara refleks menggandeng Jokowi dan mengangkat tangannya bersama-sama ke udara.

.Lind@Ant/Rep/JMP-21.

Bangunan Rumah Toko Berlantai Tiga Ambruk, 20 Orang Pekerja Masih Keadaan Tertimbun



SAMARINDA Telah terjadi bangunan rumah toko berlantai tiga ambruk pada Selasa, (03/06/2014) pagi sekitar pukul 06.30 Wita, di Jalan A Yani Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Adapun sebanyak 84 orang pekerja berada di sekitar bangunan dengan mendirikan mess.dan sebelum ambruk, para pekerja baru selesai mengecor lantai jam 04.00 Wita. Hanya berselang sekitar dua jam setengah, bangunan tiba-tiba ambruk.

Sementara menurut Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda, Kalimantan Timur Robby Hartono mengatakan, masih mencari 20 orang pekerja yang tertimbun. Sedangkan data korban selamat sudah terdata sebanyak 64 orang dari 84 pekerja yang ada di lokasi, diperoleh dari para pekerja yang selamat. Setidaknya masing-masing kepala pekerja mengetahui para anggotanya dalam mengerjakan bangunan yang ambruk tersebut.

"Data nama-nama yang tertimbun sudah ada 15 orang. Dan kami perkirakan masih ada sampai 20 pekerja yang tertimbun," kata Robby Hartono, Selasa, (03/06/2014).

Dari
tempat kejadian, proses evakuasi masih terus dilakukan. Pemerintah daerah setempat dengan mengerahkan alat berat berupa exavator untuk memindahkan reruntuhan.

.Lind@Ant/Dtk/Rep/JMP-21.