Rabu, 06 Februari 2019

DKP, Lahan Sebagai Ajang Perebutan Demensi Kepentingan Dan Kekuasaan (I)

Oleh: MT Mudjaki

Sebentar lagi rakyat bangsa Indonesia akan memasuki pesta demokrasi yang meruang sebuah demensi pemilihan umum (Pemilu) Capres-Cawapres, Legeslatif (DPR/DPRD/DPD; Parlemen), yang akan terselenggarakan pada tanggal 17 April 2019 nanti.

Dari pesta demokrasi ini, tentunya dibutuhkan dan ditentukan peran penting partai politik sebagai motor pengerak dan sekaligus tempat saluran aspirasi publik; pemilih. Yang mana dari hal tersebut, diharapkan dapat lebih banyak memperjuangkan kepentingan rakyat, bukan memperjuangkan kepentingan sendiri untuk jabatan atau hanya sekedar kekuasaan.

Sementara guna sebagai pemetaan demensi kekuatannya, apakah partai politik dapat mencetak  dan menghasilkan kader-kadernya? baik itu muda maupun tua yang berintegritas dan berkualitas ataupun tidak. Sebab ini merupakan pondasi dan sekaligus kunci sebuah nilai kepercayaan bagi publik; pemilih dalam memberikan dukungan maupun menyalurkan aspirasinya.

Perlu kita tahu, bahwa Demensi Kekuatan Pemilih (DKP) adalah suatu komponen yang akan memberikan sumbangan bagi dukungan hingga aspirasinya terhadap kandidat Capres-Cawapres, legislatif partai maupun system kepartaian, baik material, moril maupun suara. Dan secara psikologis dapat memperkuat elekstabilitas, dan juga mengidentitaskan sebuah bentuk intermediasi politik. Namun dari hal ini, sebagai pertimbangannya dapat dilihat dari aspek tolak ukur dukungan; loyalitasnya.

Lalu sejauh mana aspek tolak ukur dukungan; loyalitasnya?

Adapun dari aspek tolak ukur dukungan; loyalitasnya pada DKP tersebut biasanya terletak pada diri kader; figur tokoh/pemimpin  yang dijagokan dan diusung oleh partai politik. Dari hal inilah yang akan menjadi lahan sebagi ajang perebutan kepentingan dan kekuasaan.
Ditilik dari perkembangan terselenggaranya pesta demokrasi sejak era Reformasi secara langsung dan bebas memilih hingga saat ini, grafik tingkat DKP cenderung melihat kader figur tokoh/pemimpin muda dibandingkan yang tua. Sebab kader figur tokoh/pemimpin muda lebih agresif, idealis dan sesuai dengan tuntutan perkembangan jaman. Serta juga sebagai bentuk ikatan emosional dan magnet rasional. Meski pada titik hasil realitanya, kader figur tokoh/pemimpin tua masih mendominasi.

Sementara kecenderungan aspek dukungan; loyalitas DKP ini akan semakin kuat, dominan dan sukses dapat teraih. Pada dasarnya tidak lepas dari peran dan fungsi gerak motor partai. Karena secara teknik, system dan srata (strategi taktik), gerak motor partai itulah yang tahu dan yang menentukan siapa kader figur tokoh/pemimpin yang memiliki integritas, berkualitas dan dapat menyakinkan ekspose publik.

Dengan hal tersebut, menunjukan sebagai bagian dari wujud identitas diri politik dan juga penghubung kendali massa, guna dalam meraup perolehan suara.


.Doc.Arsip: MTM/’Reality&Independent’.

Sabtu, 02 Februari 2019

12 Nilai Manfaat Khasiat Buah Kedondong

Bagi pengemar rujak atau manisan, tentunya tidak lepas dan tak asing dengan buah kedondong. Sebab buah ini memang terkenal memiliki rasa unik, yakni asam dan sedikit manis. Namun dibalik dari rasa tersebut, buah ini dapat mengugah selera sajian rujak terasa nikmat dan bergairah selera tinggi.

Disamping itu ternyata, buah kedondong memiliki banyak sekali kandungan gizi dan senyawa yang diperlukan bagi tubuh kita. Seperti kandungan air, serat, sukrosa, protein, kalsium, fosfor, zat besi, vitamin A, C, B1, dan pectin lengkap lainnya.

Dari semua kandungan yang ada dalam buah ini sangat baik dan patut dijadikan buah konsumsi sehat sehari-hari. Lantas apa manfaat khasiat buah kedondong bagi tubuh kita?

Adapun manfaat khasiatnya adalah sebagai berikut:
1. Mencegah penyakit jantung
Kegunaan kandungan gizi yang lengkap pada buah kedondong sebagai makanan pencegah penyakit jantung, serta akan membantu jantung anda bekerja seacara  optimal dan menjadi lebih sehat

2. Menyembuhkan luka
Kandungan vitamin A yang terdapat dalam buah kedondong bermanfaat untuk membantu dalam proses penyembuhan luka dari dalam. Meski dari hal ini anda sudah memberikan obat luar untuk luka di kulit anda. Dan caranya anda harus bisa mengimbanginya dengan mengonsumsi buah kedondong

3. Sebagai Obat batuk
Buah ini juga dapat dijadikan sebagai pereda obat batuk bagi penderita batuk. Adapun ramuan caranya, anda olah buah kedondong menjadi halus, kemudian tambahkan sedikit garam. Setelah itu diminum pada penderita batuk sehari dua kali

4. Untuk meningkatkan daya tahan tubuh
Khasiat kedondong yang selanjutnya yakni sebagai sumber makanan penguat daya tahan tubuh. Hal ini diperkuat dengan kandungan vitamin C. Semakin anda memakan buah kedondong secara teratur, maka daya tahan anda akan semakin meningkat

5. Sebagai Anti oksidan
Vitamin C yang terdapat pada buah kedodong ternya juga mampu menjadi vitamin penangkal radikal bebas. Dan berfungsi sebagai anti oksidan terbaik untuk mencegah radikal bebas mengganggu kesehatan tubuh Anda

6. Untuk Mengatasi diare
Manfaat khasiat buah kedondong juga ampuh untuk mengatasi diare. Hal ini karena buah asam yang satu ini punya kandungan anti bakteri yang bisa membunuh bakteri pemicu diare yang masuk ke dalam pencernaan tubuh kita

7. Sebagai obat anemia
Manfaat khasiat buah kedondong selanjutnya yaitu kandungan zat besi yang ada pada buah ini berfungsi sebagai senyawa untuk obat anemia. Sebab konsumsi kandungan zat besi yang terdapat pada buah, penambahan sel darah merah terbantu mencegah dan sekaligus obat anemia

8. Dapat menyehatkan mata
Buah kedondong punya kandungan vitamin A yang bagus untuk membuat mata Anda jauh lebih sehat.Buah ini cocok untuk mereka yang menderita mata minus sejak kecil sehingga bisa mengurangi penurunan ketajaman mata

9. Menyehatkan gigi dan tulang
Fosfor dan juga kalsium dalam buah ini adalah kandungan senyawa yang baik untuk gigi dan juga tulang. Untuk itu, apabila anda sering memakan buah kedondong secara teratur, maka akan membantu menyehatkan tulang dan gigi anda

10. Mengontrol kadar kolesterol
Vitamin C yang terdapat pada buah kedondong juga mampu mengontrik kadar kolesterol dalam tubuh kita. Disamping itu dapat membantu meningkatkan kerja metabolisme tubuh, sehingga kadar kolesterol dapat lebih seimbang

11. Mencegah penuaan dini
Kandungan vitamin C dalam buah kedondong yang tinggi jika dikosumsi dapat bekerja melindungi sel dan molekul tubuh kita. Dan penuaan dini yang terlalu cepat dapat dicegah. Termasuk juga peradangan kulit

12. Menambah asupan energi untuk tubuh
Kandungan nustrisi, protein dan vitamin yang ada pada kandungan buah kedondong cukup tinggi dan begitu komplek. Hal ini sangat baik sebagai makanan asupan energi bagi tubuh dan menyehatkan


.Doc.Arsip: MTM/’Reality&Independent’/Sumber Kajian Nutrisi, Gisi Dan Vitamin Tanaman Buah.

Jumat, 01 Februari 2019

Membuka Kesadaran Pola Pikir Tentang Pentingnya K3 Bagi Warga Perlu Kesabaran Ektra Tinggi

Memberikan arahan, saran dan masukan bagi warga perumahan, perkampungan maupun di area tempat umum (jalan raya, red) tentang pentingnya ketertiban, keamanan dan keselamatan (K3) menurut personil Babinkamtimas Desa Kawengen-Ungaran Timur, Aiptu Muhono menuturkan, bahwa pada dasarnya sudah bagian dari suatu kewajiban tugas dan juga bentuk kepedulian. Karena hal ini guna membuka kesadaran pola pikir bagi warga. Dan bukankah nilai manfaatnya semata-mata demi kebaikan warga itu sendiri. Meskipun dari hal tersebut diperlukan sebuah energy kesabaran yang cukup ektra tinggi. Serta banyak meluangkan waktu.

Selanjutnya dirinya menjelaskan, penerapan pentingnya K3 hakekatnya tidak hanya menyangkut bagi jiwa warga, namun juga harta benda yang dimilikinya. Maka dari itu diperlukan pembikinan pos kampling, rambu-rambu jalan, penerangan lampu, portal ataupun line polisi tidur.

Adapun untuk sebagai acuan dalam menjaga dan mengatisipasi agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Misalnya adanya tindak kriminalitas curanmor, narkoba dan begal, atau akses dampak timbulnya persoalan/permasalahan internal maupun eksternal yang dapat menyalahi tata aturan; ranah hukum yang telah ditetapkan dari pihak yang berwenang, seperti KDRT, tawuran dan kecelakaan dijalan. Sebaiknya dan sewajibnya bagi warga perlu ada perhatian dan komitmen secara seksama, terukur dan terarah benar-benar matang.


Ada beberapa hal yang dapat dan perlu diperhatikan sebagai bahan pertimbangan, antara lain:

·         Lakukan koordinasi/konsultasi dengan pihak terkait yang memiliki kewenangan soal K3 jalan raya, yakni Polri satlantas/Dishub. Jalan raya
·         Mengupayakan koordinasi/musyawarah dengan perangkat setempat, baik ditingkat RT/RW maupun Kelurahan/Desa
·         Menjaga dan melakukan kemitraan berkelanjutan dengan pihak aparat/lembaga masyarakat lain, seperti Babinkamtimas Polri/TNI dan Linmas Kelurahan/Desa
·         Memberdayakan secara simultan, terpadu dan sinergi antar warga setempat maupun masyarakat sekitar dalam Sistem keamanan kampung dan lingkungan (Siskampling)

“Dari beberapa hal yang saya sebutkan itu, saya yakin jika K3 diterapkan dan dijalankan akan dapat dirasakan nyata nilai guna kebaikan dan manfaatnya. Tidak hanya sebatas lingkup keamanan, ketertiban dan keselamatan saja, namun juga akan menjalin rasa keharmonisan, kebersamaan dan keutuhan,” tuturnya mengakhiri pembicaraan.


.Doc.Arsip: MTM/’Reality&Independent’.

Senin, 28 Januari 2019

Jelajah Pengetahuan: “Nilai Keistimewaan Binatang Bunglon”

Kita sebagai manusia tentunya dapat belajar atas keistimewaan dan nilai positif dari binatang bunglon yang merupakan ciptaan Tuhan sang maha pencipta. Makhluk binatang yang satu ini adalah suatu makhluk reptile yang sangat unik, lucu dan mengagumkan. Apalagi makhluk tersebut  jika saat sedang berkamuflase; mengubah diri warnanya ketika berpijak disuatu tempat. Misalnya, saat berpijak pada batang ranting warna cokelat, dirinya akan berubah warna cokelat. Demikian pula pada tempat-tempat warna-warna lainnya.

Dari hal ini, binatang bunglon dapat mengubah-ubah kulit luarnya dikarenakan mekanisme zat nanokristal di permukaan kulitnya yang dapat memantulkan cahaya, dan terpadu kombinasi dari beberapa warna dinamis antar-nanokristal tersebut. Hal ini yang mempengaruhi pigmen warna asli kulit bunglon. Hingga setiap mata kita atau binatang lainnya melihat akan tertipu dan terkecoh.

Lalu, apakah bunglon hanya memiliki keistimewaan hanya dapat merubah warna saja? ternyata tidak. Menurut peneliti, bunglon memiliki pengelihatan yang sangat tajam, dan bola mata dapat diputar-putar menghadap ke depan, samping, atas, bawah, belakang, dengan putaran sebesar 360°.

Selain itu, bunglon memiliki lidah sangat panjang dan lengket, yang bergerak cepat dan mudah menangkap serangga yang sedang terbang atau hinggap disamping dekatnya.

Dan uniknya cara gerakan lidah bunglon menangkap serangga, yakni mulut terbuka dengan  menjulurkan lidah panjangnya yang telah dilapisi zat lengket ke arah sasarannya. Hingga dalam hitungan beberapa detik dan secepat kilat, serangga tersebut sudah menempel di lidah bunglon tersebut yang kemudian ditarik kembali ke mulutnya.

Apalagi diketahui, jarak jangkauan lidah bunglon adalah dua pertiga panjang seluruh badannya. Bahkan ada beberapa jenis binatang tersebut yang memiliki lidah yang lebih panjang dari panjang total badannya, yakni jenis dari suku Chamaeleonidae.

Sementara untuk jangkuan loncatannya, bunglon terkenal paling cepat, gesit dan licah. Sebab dari tekstur ke-4 kaki berserat otot dan ruas jari-jarinya terlihat kuat dan ramping. Ditambah dengan daya kesimbangan ekornya yang panjang.

Disamping itu, disetiap ruas tengah mulai kepala hingga badan memiliki seperti ujung mata pedang yang runcing. Hal ini punya fungsi sebagai naluri gerak sensorik dan radar kewaspadaan dalam menghadapi adanya bahaya atau sesuatu hal yang akan menyerangnya secara tiba-tiba.

Oleh sebab itu, para peneliti menyatakan bahwa bunglon merupakan dan menjadi salah satu binatang kelompok jenis reptile; kadal yang paling unik, istimewa dan mengagumkan.


.Doc.Arsip: MTM/’Reality&Independent’.

Minggu, 20 Januari 2019

Pilihan RW 16 Perum.Panorama Asri Berjalan Aman, Tertib, Lancar Dan Kondusif

Kalongan - Agenda Pilihan RW (PilRW) 16 Perum. Panorama Asri, Desa Kalongan-Ungaran Timur yang dilaksanakan Minggu (20/01/19) mulai pukul 08.00-13.00 WIB berjalan aman, tertib, lancar dan kondusif. Meski dalam acara tersebut terkendala jeda terjadi turun hujan deras. Namun dari hal ini, warga pemilih tetap respontif dan antusias.

Pelaksanaan penetapan peserta PilRW diketahui hanya terdiri dua kandidat calon (Kancal) yang dipilih, yakni; IGN Setya Adji (No.1) dan Edhy Susamto (No.2). Dan dua Kancal ini nuansanya terasa layaknya seperti Pilpres. Sebab hal tersebut, diketahui mulai dari awal penetapan, sosialisasi dan pemasangan baliho kampanye. Serta ditambah dengan adanya team sukses pendulangan suara bagi para kandidat calonnya. Baik melalui WA maupun ‘door to door’.
Sementara dari hasil pemantauan dilapangan, tempat pemungutan suara (TPS) para panitia PilRW, Babinkamtimas, Babinsa dan saksi Kancal terlihat ‘Ready’ untuk menyukseskan dan mengamankan jalannya PilRW.

Menurut Babinkamtimas, Aiptu Sualman menyatakan, bahwa untuk soal pelaksanaan pilihan RW diperumahan Panorama Asri ini, kami selaku aparat akan menjaga secara tertib, aman dan kondusif. Sebab bagaimanapun, pilRW merupakan bagian bentuk demokrasi dan juga edukasi politik bagi warga.

“Pelaksanaan PilRW ini harus berjalan damai, aman, tertib dan kondusif. Dan siapapun nantinya yang menang, dan sudah menjadi pilihan warga, tentunya diharapkan dapat diterima dengan lapang dada dan dihormati,” ucapnya tersenyum.

Adapun untuk prediksi kemenangan ke-2 Kancal pilRW No.1 dan No.2 yakni antara -+48% dan 37%, sisa -+15% (suara golput+margin error). 


Dari prediksi tersebut akan dimenangkan Kancal pilRW No.1, dengan selisih kemenangan suara pemilih kisaran -+20 hingga 30 suara.

.Doc.Arsip: MTM/’Reality&Independent’. 

Kamis, 08 November 2018

Tumbuhkan Pendidikan Karakter Taqwa Pada Anak (II)


Oleh: MT. Mudjaki

Guna menindaklanjuti artikel yang berjudul: “Tumbuhkan pendidikan karakter taqwa pada anak (I)” yang telah saya tulis dan terurai berapa waktu lalu, saya ingin kembali menambahkan ulasan sebagai bahan penguatan, cakupan dan sekaligus penuntasan. Disamping itu, tentunya dapat sebagai bahan perenungan, menambah wawasan, dan kajian nilai-nilai manfaat bagi kita semua.

 Sementara itu dalam artikel sebelumnya (secara implisit) kita ketahui, bahwa pendidikan karakter taqwa bagi pertumbuhan anak adalah suatu pendidikan yang menerapkan metode dan system terpadu dari mulai keluarga (kedua orang tua) hingga ke jenjang pendidikan sekolah (agama maupun umum), dengan tekad ‘Satu arah : Satu tujuan’ menjadi pribadi manusia (muslim-muslimah, red) yang memiliki potensi kemanusiaannya tumbuh dan berkembang secara optimal, baik secara tauhidiyyah, jasadiyyah, aqliyyah, ‘ubudiyyah dan khalifiyyah.

Sehingga dari hal tersebut, anak-anak diri pribadi setiap muslim-muslimah menjadi karakter yang utuh (kaffah). Dan hal ini tentunya harus diperkuat dan selaras terkait dengan aspek-aspek yang meliputi akidah, akhlak, ibadah dan mu’amalah duniawiyyah.

Adapun untuk difinisi penjabaran aspek-aspeknya adalah sebagai berikut:

Ø  Aspek Akidah merupakan aspek karakter taqwa yang beriman pada Allah, malaikat, nabi/rosul Allah, kitab suci Al Qur’an dan kitab suci sebelumnya, serta beriman pada yang ghaib dan hari akhir.
Ø  Aspek Akhlak merupakan aspek karakter taqwa yang senantiasa memohon pertolongan, ampunan, taubat dan rasa syukur pada Allah SWT, bersifat pemaaf, pemurah, sabar dan pantang menyerah dalam menghadapi tantangan dan ujian hidup, selalu menjaga kehormatan, bersikap istiqomah dan menepati janji.
Ø   Aspek Ibadah merupakan aspek karakter taqwa senantiasa mendirikan dan menjalankan sholat, senang beramal atas rizki/hartanya yang diperoleh dengan halal bagi fakir miskin, anak yatim piatu dan orang yang membutuhkan hanya semata-mata mengharapkan ridho Allah, menjalankan puasa, baik yang wajib (puasa Ramadhan) maupun yang sunnah, senang belajar, membaca dan mengkaji kajian kitab suci Al qur’an, menunaikan ibadah haji dan umrah(bagi yang mampu, red).
Ø  Aspek Mua’amalah Duniawiyyah merupakan aspek karakter taqwa yang giat bekerja, belajar menuntut ilmu agama dan pengetahuan umum, suka berbagi pengalaman; pengetahuan, pemikiran dan tenaganya demi kemanusiaan atas ridho; sesuai dijalan Allah, senantiasa rendah hati (tawadhu) dan hidup sederhana.

Dari difinisi penjabaran aspek-aspek tersebut diatas, lalu apa strategi pendidikan karakter taqwa yang perlu diimplementasikan?

Menurut Prof. Dr. Zakiyyah Daradjat yang kemudian dikembang terapkan Kemenpendikbud, ada dua (2) hal, yakni;

  1. Menerapkan pendekatanCognitive Approach’, yaitu dengan cara mengembangkan dan membudayakan pendidikan potensi pikir anak, menanamkan daya aktualisasi, kreatifitas, diskusi dan apresiasi anak, serta memberikan jalan (solusi) tentang persoalan/permasalahan yang dihadapi anak.
  2. Menerapkan pendekatanConditional Approach’, yaitu dengan cara mengembangkan dan menanamkan suasana keluarga maupun lingkungan sekolah yang kondusif, aman, ramah, rasa cinta kasih dan peduli.
Dari dua hal ini, perkembangan diri anak-anak dapat merasakan sebuah arti makna; nilai-nilai sifat keteladanan, optimis, tidak cenggeng, komunikatif dan percaya diri.

Disamping itu, dapat membentuk jiwa pemberani; bertanggungjawab atas kesalahan yang dilakukannya, berani melawan pada hal-hal karakter yang kurang baik/buruk, berani bersikap kritis, penuh rasa cinta kasih dan peduli terhadap lingkungan dan sesama umat manusia. Serta berani percaya diri dan yakin mampu mengubah perilaku teman-teman lingkungan sekitarnya maupun di sekolah kearah pribadi muttaqin.

Oleh karena, guna sebagai kesimpulan dan catatan, bahwa penanaman pendidikan karakter anak berkarakter taqwa, diharapkan sebagai selaku orang tua benar-benar komitmen dan konsisten. Serta tekun, sabar, peka dan senantiasa penuh perhatian. Sebab bagaimanapun, anak-anak merupakan buah cipta dan amanat  yang telah diberikan Allah. Dan sekaligus merupakan siklus sebagai generasi penerus; pilar masa depan bagi keluarga, agama, bangsa dan Negara.


.Doc.Arsip Artikel: MTM/Sumber Kesenergian Kajian Islam Muhammadiyah

Selasa, 16 Oktober 2018

Tumbuhkan Pendidikan Karakter Taqwa Pada Anak (I)

Oleh: MT. Mudjaki

Tantangan utama dalam menghadapi persoalan dan permasalahan keluarga bagi perkembangan anak-anak di era digital yang serba bebas, materialistic, hedonistic dan cenderung bebas terbukanya konten pornografi, aksi kekerasan; bullying, pelecehan seksual dan tawuran adalah terjadi adanya tingkat rendahnya akses moral pendidikan, serta menurunnya peran komunikasi keluarga, konflik social, kemiskinan dan KDRT.

 Ditambah, peran institusi atau lembaga Negara yang kurang cepat responsive dan resperentif atas hal-hal tersebut.
Oleh karena itu diperlukan pencegahan dan penanggulangan secara dini, sinergi, dan konsisten, yakni dengan mengembangkan pembinaan pendidikan karakter taqwa dan mewujudkan situasi kondusif, aman, sejahtera dan damai. Hal ini, tentunya akan menumbuhkan lahan subur yang dapat menghasilkan benih-benih generasi bangsa berkarakter moral baik, tangguh, beriman dan bermasa depan.

Sementara untuk awal terciptanya dalam mengembangkan pembinaan pendidikan karakter taqwa pada diri anak-anak, yakni dimulai dari keluarga. Dan sebagai pemicu penerapannya adalah kembali pada diri orang tuanya, yakni untuk dapat memberikan contoh, menerapkan keteladanan. Baik keteladanan berkomunikasi, beribadah, berinteraksi terhadap masyarakat dan lingkungan sekitarnya. Sebab bagaimanapun, keluarga; orang tuanya merupakan pondasi utama dan sekaligus cermin sebuah bentuk pembelajaran atas nilai-nilai pokok dari identitas kehidupan dan kepribadian itu sendiri. Hal ini akan menjadi penguatan sebagai basis ‘Keluarga Sakinah’.

Lantas apa yang dimaksud dengan “Karakter Taqwa” itu?
Karakter taqwa adalah suatu pribadi manusia (muslim-muslimah, red) yang memiliki potensi kemanusiaanya tumbuh dan berkembang secara optimal, baik secara tauhidiyyah, jasadiyyah, aqliyyah, ‘ubudiyyah dan khalifiyyah. Sehingga dari hal tersebut akan menjadi diri pribadi setiap muslim-muslimah menjadi karakter yang utuh (kaffah).
Seperti yang termaktup dalam Q.S. Al Hujurat (49):13, yakni;
“Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling taqwa di antara kamu”.

Dan diperkuat juga ada pada Q.S An Nisa (4):1, At Tahrim (66):6, Al Baqarah (2):183, Al Imran (3):76, 102, 133-134, An Nahl (16):125-128 dan Al Araf (7):26, 128 dan 156.

Adapun dari ayat-ayat tersebut diatas merupakan inti sari petunjuk sebuah perintah untuk bertaqwa kepada Allah SWT dan sekaligus peringatan (warning) dengan diperkuat aspek ke-iman-an, meliputi akidah, akhlak, ibadah dan mu’amalah duniawiyyah.

Sementara sebagai penguatan aspek-aspeknya diperjelas dalam Q.S Al Baqarah (2):177, yakni:
“Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan ke barat itu suatu kebaktian, tetapi sesungguhnya kebaktian itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi, dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan), orang-orang meminta dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat dan menunaikan zakat, orang yang menepati janjinya apabila berjanji dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. Mereka itulah orang-orang yang benar (imannya) dan mereka itulah orang-orang yang bertaqwa”.

 .Doc.Arsip Artikel: MTM/Sumber Kesenergian Kajian Islam Muhammadiyah