Jumat, 27 September 2013
Rabu, 25 September 2013
9 Langkah Pengembangan Budidaya Tanaman Alpukat Sambung
Budidaya tanaman alpukat perlu untuk terus dikembangkan. Apalagi tanaman tersebut memiliki prospek nilai hasil jual yang sangat menjanjikan. Serta buahnya dikenal sarat kaya kandungan vitamin, nutrisi, lemak, zat gizi dan protein, bermanfaat bagi kesehatan dan sebagai dasar kosmetik.
Guna dalam pengembangan budidaya tanaman alpukat berdaya tumbuh baik. Serta menghasilkan buah yang berkualitas. Maka perlu diperhatikan langkah-langkah metode pengembangannya.
Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut:
- Pohon alpukat ditebang setinggi 50-60 cm dari permukaan tanah. Pemotongan menggunakan gergaji atau kapak. Pilih diameter tanaman yang berukuran 25-30 cm.
- Metode pertama sambung kulit. Buat celah antara kulit kayu dan batang menggunakan pisau sedalam 5-7 cm.
- Ambil entres (batang atas) berdiameter 0,5-1 cm yang disayat miring kedua sisi bawahnya. Panjang enyres 10-15 cm atau terdiri atas 3-5 mata tunas. Sisipkan entres kedalam celah yang telah dibuat.
- Metode kedua sambung celah. Buat torehan memanjang 5-7 cm pada kulit kayu, lebar torehan disesuaikan dengan ukuran entres yang akan ditempel.
- Entres dari pohon yang diinginkan disayat miring dan ditempelkan pada torehan kulit kayu batang bawah.
- Untuk satu pohon ditempelkan 3 entres dengan jarak seimbang memutari batang bawah. Setelah itu, ikat sekeliling tempelan menggunakan rafia atau tali plastik. Olesi parafin alias lilin cair ke permukaan batang bawah dan permukaan kulit kayu yang terbuka. fungsi parafin mencegah penguapan berlebih.
- Agar sambungan terhindar dari sinar matahari secara langsung, tutup dengan kantong semen dan dilapisi plastik. Buat 2 buah lubang di bagian depan dan belakang untuk membantu sirkulasi udara. Lubang itu juga bermanfaat untuk melihat pertumbuhan tunas selama dikerudungi. Kerudung plastik dipasang selama 1 bulan.
- Setelah 1 bulan kerudung dibuka, entres yang hidup akan memunculkan tunas-tunas baru berwarna hijau segar. Namun, jika warna cokelat, menandakan sambungan tidak jadi.
- Sosok tanaman setelah 5 bulan penyambungan dengan perawatan tepat, maka 3 tahun kemudian tanaman terlihat mulai berbuah.
• Masa Panen
Pada umumnya untuk masa panen dilakukan setelah 6-7 bulan dari saat bunga mekar, dengan ciri-ciri adalah:
a. Buah berwarna kulit tua, namun belum menjadi cokelat/merah dan tidak mengkilap.
b. Bila buah diketuk dengan punggung kuku, menimbulkan bunyi yang nyaring.
c. Bila buah digoyang-goyang, akan terdengar goncangan biji.
.LIND@IPTEK/MLI/JKY.21.
Selasa, 24 September 2013
‘Golden Age’ Masa Perkembangan Anak Usia Dini
Oleh: Maemunati, S.Ag
Perkembangan
anak usia dini sangatlah penting sekali. Sebagaimana kita ketahui, usia itu
merupakan usia masa pertumbuhan atau yang dikenal dengan sebutan ‘golden
age’ atau masa keemasan. Dimana masa perkembangan anak usia tersebut,
masih tampak terlihat kelucuan, kepolosan dan kemurniannya. Disamping itu,
segala pusat perhatian dari orang tuanya tentu akan sangat tercurahkan. Mulai
dari pengawasan, kasih sayang, dan pendidikan; pengenalan terhadap keluarga
maupun lingkungan sekitarnya. Seperti yang terkutip dalam salah satu kata
mutiara, karya penyair MT. Mudjaki (1995) menyatakan;
“Sesungguhnya,
alangkah indah dan mudahnya mengurai matahari diwaktu terbit. Sebab, di dalam
pancaran cahayanya masih terasa teduh dan murni”
Jadi sangatlah jelas, bahwa anak adalah ibarat sebuah
matahari yang dapat memberikan sumber cahaya kehidupan bagi kebahagiaan dan
keteduhan kedua orang tuanya. Untuk itulah, peran orang tua merupakan prioritas
yang utama bagi pertumbuhan dan perkembangan bagi anak tersebut. Meskipun, ada
juga dalam masa perkembangan selanjutnya dibimbing oleh orang lain/gurunya.
Sementara dalam pengertian anak usia dini adalah anak
yang memiliki karakteristik yang mempunyai ciri khas tersendiri dalam pola
perkembangan dengan kebutuhan yang sangat berbeda dengan orang dewasa. Serta
merupakan sosok individu yang sedang menjalani suatu proses pertumbuhan dalam
ritme yang bersifat fenomenal, egosentris, fantastis dan fundamental bagi
kehidupan (NAEYC,1992).
Disamping itu, proses pertumbuhannya mengalami
berbagai tingkat/aspek seperti; fisik, sosial, emosional dan kognitif dalam
masa yang tercepat dalam rentang waktu perkembangan hidup manusia (BERK,1992).
Adapun menurut HURLOCK (2003); bahwa masa anak usia
dini adalah masa anak-anak awal yang berlansung dari umur 2 tahun sampai 6
tahun. Dan masa anak-anak berakhir 6 tahun sampai saat anak matang secara
seksual, berada dalam masa emas perkembangan dengan mengoptimalkan fungsi otak
melalui stimulasi pendidikan dan pengalaman dari lingkungan. Dimana, masa
penting bagi perkembangannya dengan diberikan dalam aspek perkembangan
nilai-nilai moral, agama, fisik, bahasa, kognitif, sosial, emosional,
kreatifitas dan kecakapan hidup.
Sedangkan FATIMAH (2006) mengurai definisi masa
pertumbuhan sebagai suatu perubahan-perubahan ukuran fisik secara kuantitatif
berupa panjang tulang-tulang, lebar bahu, tinggi badan, berat badan dan
sebagainya. Disamping itu, masa pertumbuhan juga diartikan sebagai perubahan-perubahan
aspek psikologis dan sosial. Termasuk dalam hal perubahan kapasitas fungsional
atau kemampuan kerja organ-organ tubuh ke arah keadaan yang semakin
terorganisasi dan terspesialisasi. Serta dapat juga perkembangan terjadi dalam
bentuk perubahan secara kualitatif, contohnya; perkembangan kognitif, emosi,
moral dan lainnya. Dari definisi tersebut, pertumbuhan merupakan perkembangan
suatu satu kesatuan yang bersifat saling mempengaruhi antara aspek-aspek fisik
dan psikis dengan proses fungsi sistem
organ tubuh, kemampuan, perilaku secara harmonis dan berkesinambungan sepanjang
dalam hidup.
Dari uraian tersebut dapat ditarik sebuah kesimpulan,
bahwa masa perkembangan anak usia dini adalah sebagai berikut:
a)
Realitas pertumbuhan anak merupakan sebuah pola perkembangan
terlihat masih bersifat naturalis, lucu, polos dan murni
b)
Pertumbuhannya memiliki karakteristik yang mempunyai
ciri khas tersendiri dalam pola perkembangan dengan kebutuhan yang sangat
berbeda dengan orang dewasa.
c)
Merupakan sosok individu yang sedang menjalani suatu
proses pertumbuhan dalam ritme yang bersifat fenomenal, egosentris, fantastis
dan fundamental bagi kehidupan.
d)
Proses pertumbuhannya mengalami berbagai tingkat/aspek
seperti; fisik, sosial, emosional dan kognitif dalam masa yang tercepat dalam
rentang waktu perkembangan hidup manusia.
e) Perkembangannya
melalui suatu fase pertumbuhan fisik, psikis secara kuantitatif dan kualitatif
saling mempengaruhi dan sejalan dengan aspek-aspek proses sistem fungsi organ
tubuh, kemampuan dan perilaku.
.DOC: MT.M-21
Sabtu, 21 September 2013
Nilai Khasiat Buah Markisa
Nilai budidaya tanaman
buah markisa selain memiliki nilai ekonomi jual, ternyata juga memiliki nilai
konsumsi bagi kesehatan. Hal ini terkait dengan adanya kandungan nutrisi yang
antara lain: lemak, protein, serat, kalsium, zat besi, mineral, riboflavin,
niasin, asam askorbat dan asam sitrat berkhasiat sebagai pereda nyeri, anti
kejang, meredakan diare, sembilit, isomania dan neurastenia. Disamping itu, buah markisa banyak mengandung vitamin - vitamin, seperti: vitamin
B, C serta A.
Adapun untuk kelebihannya, buah markisa (Berdasarkan hasil penelitian invitro University of
Florida, Amerika) memiliki nilai
khasiat sebagai berikut:
- Menenangkan merilekskan system syaraf
- Meningkatkan kesegaran kulit dan tubuh
- Merangsangkan pertumbuhan sel muda pada kulit
- Menyembuhkan gejala alergi kronis
- Memulihkan kondisi pasien liver dan ginjal
- Memacu kekebalan tubuh dan kekuatan antibodi dalam darah
.Lind@Eny R.
Antisipasi gerakan teroris, Polisi Resort Temanggung gelar operasi dini hari
Temanggung – Guna mengatisipasi gerakan kelompok teroris, Kepolisian Resort Temanggung, Jawa Tengah menggelar operasi pada Sabtu dini hari (21/09/2013).
Sementara Kasubbag Humas Polres
Temanggung, AKP Marino, usai operasi di kawasan Kranggan, Kabupaten Temanggung,
Sabtu dini hari, mengatakan, operasi ini bertujuan untuk mengantisipasi dan
mempersempit ruang gerak kelompok-kelompok teroris.
"Kegiatan ini juga untuk
merazia penggunaan senjata api ilegal, pencurian dengan pemberatan maupun
pencurian sepeda motor," katanya.
Lebih lanjut Ia menjelaskan,
operasi yang melibatkan sekitar 160 personel tersebut terbagi dalam empat
titik, yakni di Kranggan, Temanggung, Parakan, dan Ngadirejo.
"Kegiatan ini berlangsung
secara serentak di empat daerah tersebut dimulai sekitar pukul 00.00 WIB hingga
01.00 WIB dan sasaran operasi, semua jenis kendaraan, baik itu kendaraan pribadi,
mobil boks, dan jenis kendaraan lain yang dipandang perlu untuk dilakukan suatu
pemeriksaan, termasuk di dalamnya melakukanpenggeledahan di bagasi,” jelasnya
Adapun
dalam operasi tersebut, pelanggaran yang ditemukan masih
sekitar pelanggaran lalu lintas, Namun
demikian, Polres Temanggung akan terus melakukan kegiatan hal tersebut, baik pada malam
maupun siang hari.
.Link@HN/J.21.
Langganan:
Postingan (Atom)

