Menurut salah
satu petani setempat, Sholekah (40) menuturkan kalau harga tembakau terjadi
penurunan katanya akibat masuk musim bulan datangnya hujan. Dan sudah memasuki masa
selesainya musim tembakau, dan itu sudah harus untuk beralih ganti musim tanam
padi.
Namun dari
investigasi dilapangan menunjukan, bahwa terjadinya soal penurunan harga
tembakau pada dasarnya bukan akibatnya memasuki masa hujan. Tetapi hal tersebut
disinyalir akibat permainan para mafia (antara pengepul dan tengkulak, red).
Dimana titik-titik tempat/lahan pada saat petani tembakau memasuki masa panen,
biasanya sudah dikondisikan dan dipesan terlebih dahulu dengan harga yang telah
ditentukan. Demikianpun juga yang ada di pasar-pasar penampungan, yang mana ketika
petani pada saat menjual langsung hasil tembakaunya.
.MTM/GD/PD@21/Media Network
Jateng.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar