Kamis, 11 Agustus 2016

198 Sertifikat Prona Warga Kebonagung Telah Diserah Terimakan Oleh Pihak BPN Kab. Semarang

Kebonagung – Dalam rangka pemenuhan penertipan kepemilikan tanah warga yang ada di Desa Kebonagung, Kecamatan Sumowono, maka perlu dilaksanakan pensertifikatan tanah desa tersebut melalui Program Nasional (PRONA). Adapun pemenuhan pensertifikatan tanah itu telah diterbitkan dan diserahkan langsung oleh pihak Badan Pertanahan Negara (BPN) Kabupaten Semarang, Shalini S.P yang disaksikan Pj.Kades Kebonagung, Rina Budi Setiyani, SH, Camat, Suprayitno, S.Sos beserta Staf perangkat desa setempat, Selasa (09/08/16) pukul 09.00 WIB.

Menurut Rina Budi Setiyani, SH mengatakan, bahwa penyerahan sertifikat tanah warga desa Kebonagung merupakan bentuk kepedulian kami selaku perangkat desa yang bekerjasama dengan BPN kabupaten dalam rangka pelaksanaan Program Nasional (PRONA), guna meningkatkan tertib pertanahan.
“Alhamdulillah, semuanya lancar, tertib dan dapat dipertanggungjawabkan,” tuturnya.

Untuk jumlah sertifikat kepemilikan tanah yang diserah terimakan, Pj. Kades Kebonagung menambahkan sebanyak 198 sertifikat dari 200 yang diajukan, dikarenakan dua belum memenuhi ketentuan dan persyaratan, yaitu soal pelimpahan status syah kepemilikan.

“Namun dari hal tersebut, pihak kami dan BPN senantiasa tetap akan membantu dan terus mengupayakan,” tambah Rina.

Adapun ketentuan pelaksanaan sertifikasi ini disesuaikan dengan Peraturan desa (Perdes) No.16 Th. 2015 yang tentunya diselaraskan Progaram Nasional (Prona) Th. 2015, serta Undang-undang Perda maupun pusat.
Selanjutnya Rina menjelaskan, untuk pelaksanaanya ada empat hal yang dilakukan, yakni mulai dari Sosialisasi kepada masyarakat, melakukan pendaftaran dan seleksi, pengumpulan data dan kelengkapan administrasi, serta memasukkan data peserta Prona kedalam format yang telah disediakan oleh Badan Pertanahan Nasional.

“Dari empat hal tersebut, dilakukan pendampingan pada saat pengukuran dan pemasangan patok di lapangan,” jelasnya.

Sementara itu pada saat serah terima sertifikat Prona, terlihat masyarakat setempat begitu antusias dan merasa puas.

.Doc: MTM/GD/Media Network Jateng.

Kamis, 04 Agustus 2016

Pj Kades Kebon Agung, Rina Budi Setiyani, SH: “5 Balon Kades Kebon Agung Telah Memenuhi Daftar Kreteria Berketetapan”



Sumowono –Adanya akan diselenggarakan Pilkades serentak yang jatuh pada 16 Oktober 2016 akan datang, untuk di wilayah Kabupaten Semarang, khususnya Desa Kebon Agung, Kecamatan Sumowono, Ungaran telah siap untuk melakukan dan menyukseskan pelaksanaan pilkades tersebut. Apalagi daftar kandidat lima Bakal Calon (Balon) kepala desa daerah setempat telah mendaftarkan diri, dan memenuhi kreteria daftar yang berketetapan,” demikian penuturan Pj Kepala Desa (Kades) Kebon Agung, Rina Budi Setiyani, SH kepada Jurnalis Online Network Jateng, Kamis (04/08/2016).

Sementara itu untuk daftar ke-5 balon kades yang telah masuk dan memenuhi daftar berketetapan di Panitia Pemilihan Kepala Desa (PPKD) adalah sebagai berikut:

-          Supodho dari Dusun Catak, Desa Kebon Agung
-          Anak Agung Sambara dari Dusun Kebon Agung, Desa Kebon Agung
-          Ruwandi Hadi Purwanto dari Dusun Kebon Agung, Desa Kebon Agung
-          Sulamin dari Dusun Kebon Agung, Desa Kebon Agung
-          Giyatno dari Dusun Jagoan, Desa Kebon Agung

Selanjutnya Rina menambahkan, untuk penetapan hingga pengundian dan pengumuman nomor urut pada tanggal 1-10 September 2016. Sedangkan masa kampaye pada 10-12 Oktober 2016, dan untuk hari tenang pada 13-15 Oktober 2016.

 “Jadi untuk pelaksanaan pilkades di wilayah Desa Kebon Agung tidak masalah dan semuanya sudah dipersiapkan matang-matang.  Mulai dari pembentukan panitia hingga daftar pemilih tetap, serta daftar bakal calon kades, tempat TPS, dan keamanan pilkades pun juga telah dipenuhi,” jelasnya tersenyum.

.Doc: MTM/GD-N/Media Network Jateng.

Pelaksanaan Pilkades Serentak 2016 Untuk Wilayah Desa Kebon Agung, Kecamatan Sumowono Lebih Siap Dan Telah Memenuhi Syarat



Kebon Agung – Sejak ditetapkan akan diselenggarakan Pilkades serentak untuk tahun 2016 di wilayah Kabupaten Semarang, salahsatu Desa Kebon Agung, Kecamatan Sumowono, Ungaran telah siap untuk melakukan dan menyukseskan pelaksanaan pilkades tersebut. Hal ini terlihat dari hasil pemantauan dan data dilapangan, yakni mulai dari tahap rapat pembentukan panitia pilkades (18/05/2016), keputusan hasil BPD tentang penetapan panitia pilkades (25/05/2016), daftar pemilih tetap (23/07/2016), bakal calon kepala desa (01/08/2016), dan pelaksanaan hari H pemungutan suara (16/10/2016).

Menurut ketua panitia pilkades, Giro Fahrudin saat dikonfirmasi wartawan online gemadesa.com mengatakan, bahwa untuk pelaksanaan pilkades tahun 2016 yang akan dilakukan serentak, untuk wilayah Desa Kebon Agung sudah dan lebih siap untuk melaksanakan hal tersebut. Bahkan untuk persiapan mulai dari pembentukan panitia hingga daftar pemilih tetap, serta daftar bakal calon kades pun juga telah dipenuhi, Rabu(03/08/16) pukul 10.35 WIB.

“Jadi untuk pelaksanaan pilkades di wilayah Desa Kebon Agung tidak masalah dan sudah dipersiapkan matang-matang. Bahkan juga telah memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan, baik juklak dan juknisnya” tuturnya. 

Atas pernyataan ketua panitia pilkades tersebut juga diamini oleh Pj. Kepala Desa setempat, Rina Budi Setiyani, SH.

Sementara untuk daftar pemilih tetap diketahui sejumlah 2.236, terdiri dari 5 TPS yakni:

TPS I
TPS II
TPS III
TPS IV
TPS V
Jmlh
Laki-laki
214
205
236
236
216
1.107
Perempuan
209
205
247
248
226
1.129
Jumlah
417
410
483
484
442
2.236

Sedangkan daftar bakal calon kepala desa (Balon Kades)ada lima kandidat, yaitu:
-          Supodho dari Dusun Catak, Desa Kebon Agung
-          Anak Agung Sambara dari Dusun Kebon Agung, Desa Kebon Agung
-          Ruwandi Hadi Purwanto dari Dusun Kebon Agung, Desa Kebon Agung
-          Sulamin dari Dusun Kebon Agung, Desa Kebon Agung
-          Giyatno dari Dusun Jagoan, Desa Kebon Agung

.Doc: MTM/GD/Media Network Jateng.

Rabu, 20 Juli 2016

Soto Pak Danu, Soto Citra Sejuta Rasa

Ungaran – Manakala kita saat menikmati liburan atau jalan-jalan di daerah yang berhawa dingin nan sejuk, khususnya di daerah gunung Ungaran, yakni antara candi Gedung Songo, Bandungan dan curug Bidadari. Tentunya tidak lupa untuk menyempatkan diri mampir kesalahsatu tempat kuliner warung soto pak Danu. Dimana warung soto tersebut memiliki citra sejuta rasa yang nikmat, hangat dan menggugah selera.

Adapun warung soto pak Danu berada di lokasi terminal pasar Sumowono, Ungaran-Kabupaten Semarang yang merupakan titik tengah sentral jalan arah wisata curug Bidadari, Klenting Kuning, Bandungan dan candi Gedong Songo.

Diketahui, warung soto pak Danu cukup sederhana, sangat dikenal dan banyak  peminatnya, tidak hanya dikalangan masyarakat sekitar, namun juga masyarakat diluar daerah setempat.
Warung soto pak Danu memiliki cabang di tiga tempat, yaitu didaerah Baron, Ambarawa dan Sumowono.

Sementara dalam soal penyajian menunya, soto pak Danu tidak beda halnya dengan warung-warung soto lainnya. Tetapi hanya saja yang membedakannya soal rasa dari olahan bumbunya yang berbahankan asli khas daerah setempat. serta untuk daging ayamnya mengunakan ayam lokal atau lebih dikenal ayam kampong/jawa.

Menurut salah satu anak pak Danu, Siti Evi Lestari menuturkan, bahwa soto bikinan kami senantiasa mengunakan bumbu berbahan alami hasil daerah sini, dan untuk daging ayamnyapun mengunakan asli ayam kampung.

“Penyajian menu tidak beda dengan halnya warung soto lainnya, seperti ada sate kerang, sate ayam, sate telor puyuh dan tempe goreng. Tapi hanya saja yang beda dari warung soto kami soal bahan bumbunya dan daging ayamnya saja. Kalau bahan bumbunya soto kami berbahan alami dan daging ayampun asli ayam kampung,” jelasnya.

Untuk kebutuhan dalam porsi penyajiannya, warung soto pak Danu dapat menghabiskan kisaran rata-rata 250 porsi per hari. Tetapi terkadang bisa mencapai porsi hingga 300/hari lebih manakala hari libur sekolah maupun hari besar libur keagamaan.

Warung soto tersebut mulai buka pada pukul 06.30-22.00 WIB, dengan jumlah karyawanya ada 3-4 orang. Sedangkan untuk harga perposinya kisaran Rp.5000;

.Doc.MTM/GD-N/Media Network Jateng.