Jumat, 13 Januari 2017

Remaja Yatim Piatu Gantung Diri

Ungaran Timur – Warga RT.03 RW. VI, kawasan Gedanganak-Ungaran Timur, Kabupaten Semarang digegerkan adanya peristiwa orang gantung diri, Jumat (13/01/2017) sekitar pukul 12.30 WIB.

Dari peristiwa tersebut, identitasnya diketahui seorang pria remaja bernama Septian Dwi Aria Saputra (23), yang merupakan anak yatim piatu, tinggal hidupnya serumah dengan pamannya, Siswadi.

Adapun saksi yang pertama kali mengetahui korban gantung diri, yakni Anggi yang merupakan sepupu dari korban.

Menurut dirinya, bahwa awalnya saya melihat pintu kamar mas Septian dalam keadaan tertutup, dan tidak seperti biasa yang selalu terbuka. Kemudian saya buka pintu kamarnya, dan saya kaget melihat tubuh mas Septian tergantung, dengan leher terlilit tali tambang.

"Ketika saya buka pintu kamarnya, dan masuk ke dalam. Saya kaget melihat diri mas Septian tergantung di atas usuk bambu dekat atap kamar. Dan spontan saya langsung berteriak minta tolong ke warga," jelasnya.
Atas teriakan Anggi  itu, warga setempat langsung berhamburan datang, dan langsung melakukan evakuasi jenazah Septian.

Sementara itu, Anggi saat ditanya tentang alasan kenapa korban sepupunya mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, menurutnya tak mengetahui secara pasti alasan mas Septian mengakhiri hidupnya semacam itu.

"Saya tidak tahu persis alasan kenapa mas Septian bunuh diri. Padahal dirinya dikenal orangnya baik, tak pernah mengeluh, dan ramah. Dan saya terakhir bertemu dengan mas Septian pada hari Kamis malam (12/01/2017), di sebuah warung internet (warnet) sekitar rumah," ucapnya sedih.

Atas terjadi adanya peristiwa tersebut, petugas kepolisian sektor setempat langsung mengadakan identifikasi. Dan dari hasil identifikasi sementara yang terhimpun, korban Septian mengakhiri hidupnya posisi gantung diri, dengan pergelangan tangan sebelah kanan ada luka bekas sayatan.



.Doc: MTM/Hms/Polsek-Mhn/GD-N/Media Network Jateng.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar