Senin, 20 Oktober 2014

Peneliti FITRA: “Pesta Rakyat Ataukah Pestanya Jokowi?”


.Sumber Anggaran Yang Tertutup.
Jakarta - Peneliti Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Uchok Sky Khadafi mengatakan jumlah dan sumber anggaran pelantikan Jokowi-JK tidak ada publikasi yang jelas. Meski, Ketua MPR Zulkifli Hasan sempat mengatakan biaya anggaran pelantikan Jokowi-JK sebesar satu miliar rupiah.


Selanjutnya ia menambahkan, perayaan kirab budaya yang akan diselenggarakan di Monumen Nasional (Monas) bukanlah bagian dari pesta rakyat melainkan pesta Jokowi. Pemberian nama pesta rakyat agar sumber anggaran menjadi tertutup.

"Mana ada rakyat yang nyumbang, makan aja susah. Supaya tidak ada yang masuk dan tidak ada yang audit makanya dinamai pesta rakyat," tuturnya.

Diketahui,  tidak adanya perincian yang jelas dalam membuat sumber anggaran, dan menjadi tertutup. Sampai tidak ada publikasi pada pelantikan Jokowi-JK.

"Anggrannya gak jelas. Tidak ada publikasi anggaran pelantikan meskipun angka-angka itu muncul, misalnya dengan penyebutan satu miliar. Tidak ada kejelasan seperti ini membuat pelantikan tertutup anggarannya," ujar Uchok Sky Khadafi.

Namun Ucok berharap, agar pemerintahan Jokowi-Jk dapat mengedepankan transparansi soal anggaran dan mampu mewujudkan ekonomi yang lebih baik. Selain itu dapat bertindak tegas pada pengusaha yang mencoba menguasai sumber daya alam Indonesia.
.Ant/Rep/AOJ/Mul.21.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar